LDK OSIS dan PIK-R MAN 2 Kebumen 2018

Kebumen (2/2/18) – Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan MAN 2 Kebumen akan diadakan selama 2 hari ke depan, Jumat-Sabtu (2/2/18-3/2/18). Kegiatan ini diikuti oleh Pengurus OSIS dan PIK-R 2017/2018 yang berjumlah 55 peserta gabungan dari kelas X dan XI.

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk membekali Pengurus Organisasi dengan materi-materi seputar kepemimpinan dan menejemen organisasi. Beberapa materi yang akan disampaikan antara lain, menejemen pemimpin dan tata tertib organisasi, teknik administrasi persuratan dan keuangan, serta materi bela negara yang akan disampaikan dari KODIM.

Selain materi-materi tersebut, kemandirian dan karakteristik remaja juga menjadi materi yang menarik dalam LDK kali ini. Pembahasan materi tersebut diharapkan dapat membekali peserta didik (remaja) untuk hidup mandiri dan menghadapi masa pubernya.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Madrasah pk 08:00 WIB. Kamad memberikan sambutan dan berpesan kepada peserta untuk semangat dan sungguh-sungguh mengikuti kegiatan karena peserta latihan adalah anak-anak pilihan dari segi intelektual, interpersonal, kepedulian dan fisiknya.

“Dari 1200 peserta didik, kalian 60 anak dipilih mengikuti kegiatan ini karena memiliki kelebihan dari segi intelektual, interpersonal, kepedulian dan fisiknya,” katanya.

Pentingnya kegiatan seperti, Kamad mengutip hasil penelitian dari peneliti Australia yang menyatakan bahwa

“Kemampuan akademik seseorang akan membantu sukses dimasa depan hanya 20% saja. Sisanya yang 80% didapatkan dari faktor-faktor non-akademik.”

Beliau juga mengutip sebuah hadits yang berarti

“Sesungguhnya Allah akan selalu menolong seorang hamba selama dia gemar menolong saudaranya.” (HR Muslim)

Kemudian beliau menjelaskan tentang faktor-faktor non-akademik yang dimaksud adalah kepedulian, suka membantu, suka memberikan (berbagi) semangat dan aktif dalam organisasi.

“Sukses bukan semata-mata bagi orang yang pandai, tapi juga bagi orang-orang yang peduli, suka membantu, suka memberikan (berbagi) semangat dan aktif dalam organisasi,” lanjutnya.

Dalam sambutannya, Kamad juga berpesan bahwa tidak mudah untuk aktif dalam berorganisasi. Ada tantangan yang besar yang akan selalu dihadapi oleh pengurus organisasi yakni menejemen waktu. Menjadi pengurus organisasi harus bisa membagi waktu antara berorganisasi dan kegiatan belajar di madrasah. @rmpratama

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *