Masa Pengenalan Lingkungan Madrasah 2018 (Day 1)

Kebumen (17/7/18) – Selama tiga hari ke depan, Panitia PPDB dan OSIS MAN 2 Kebumen mengadakan Masa Pengenalan Lingkungan Madrasah tahun 2018 (MPLM 2018). Kegiatan ini berlangsung dari Selasa hingga Kamis (17/7-19/7) dari pk 07.00 WIB hingga pk 13.30 WIB. Beberapa materi kegiatan akan disampaikan di Aula MAN 2 Kebumen.

Seperti yang telah disampaikan dalam laporan Waka Kesiswaan, Akhmad Makhsus, S.Ag., kegiatan ini bertujuan untuk membantu peserta didik baru mengenali potensi dirinya dan beradaptasi dengan lingkungan madrasah. Selain itu, beliau menyampaikan bahwa pada MPLM 2018 diharapkan peserta didik baru dapat termotivasi menjadi lebih baik, mewujudkan lingkungan interaksi yang positif di antara mereka dan menumbuhkan perilaku yang positif dalam diri.

Masih disampaikan oleh Waka Kesiswaan dalam laporannya, ada beberapa materi yang akan disampaikan selama MPLM 2018. Materi-materi tersebut antara lain: kegiatan peribadatan, wawasan kemadrasahan, kurikulum, tata tertib madrasah, tata tertib penggunaan fasilitas madrasah, akhlak mulia, pengembangan diri, kreativitas dan atraksi seni dan olahraga.

Kegiatan MPLM 2018 diikuti oleh 385 peserta didik baru MAN 2 Kebumen. Semuanya terbagi dalam 3 jurusan yakni jurusan Agama 36 peserta, jurusan IPA 176 peserta dan jurusan IPS 173 peserta. Peserta MPLM 2018 putra berjumlah 83 peserta sedangkan putri berjumlah 302 peserta.

Pagi hari ini, kegiatan MPLM 2018 telah resmi dibuka oleh Kepala Madrasah, Drs. H. Wachid Adib, M.S.I. Menurut Kamad, salah satu godaan terberat dalam mengikuti MPLM adalah rasa ngantuk. Menurut beliau “ngantuk” memiliki beberapa makna antara lain “nikmat” yang menunjukkan rasa damai dalam hati dan “kesia-siaan” jika waktu dan tempatnya tidak sesuai.

“Ngantuk saat mendengarkan materi termasuk kesia-siaan karena waktu dan tempatnya tidak pas,” kata Kamad.

Beliau menjelaskan, ngantuk saat mendengarkan materi, ilmu, pelajaran atau khutbah termasuk penderitaan dan kesengsaraan namun penderitaan itu (sejatinya) untuk meraih kemuliaan dimasa yang akan datang. Kesengsaraan itu akan membawa nikmat. Beliau menambahkan, jika kita tidak dapat menahan ngantuk pada saat mendengarkan materi, justru suatu saat nanti akan membawa kesengsaraan.

“Nikmat (nikmatnya ngantuk) membawa sengsara,” imbuhnya.

Kamad berpesan bahwa pertemuan di MPLM ini adalah takdir Allah. Menurut beliau, banyak sebab yang mengawali pertemuan ini antara lain mungkin para peserta didik baru mendapatkan informasi MAN 2 Kebumen dari pamflet dan brosur, dari orang tuanya, karena kawannya, atau faktor lain. Namun, apapun sebabnya, Kamad berpesan agar peserta didik baru selalu membulatkan tekad dan memperbanyak doa permohonan agar takdir di MAN 2 Kebumen ini mendapatkan keberkahan.

“Bulatkan tekad kalian dan teruslah berdoa,” tegasnya.

Kamad berharap dengan diadakannya MPLM ini peserta didik dapat menyesuaikan diri selama di madrasah, mengetahui seluk-beluk madrasah, memahami program-programnya, jadwal kegiatannya dan (program) unggulan-unggulannya.

“Sampai posisi toilet madrasah pun harus tau,” candanya.

Kegiatan pembukaan MPLM ini diakhiri dengan seremoni penyematan tanda peserta (co-card) kepada perwakilan peserta MPLM antara lain kepada M. Indra Wahyu Alamsyah (MTs Tlogosari, Ayah) dan Nida Khoirunnisa (MTs N 1 Kebumen).

Saat ditemui disela-sela kegiatan, Ilman menjelaskan bahwa dalam pelaksanaannya, peserta MPLM akan dibagi dalam 11 kelompok atau kelas. Masing-masing kelompok akan didampingi oleh 3 pengurus OSIS dalam mengikuti rangkaian acara MPLM. Di hari terakhir MPLM, akan diadakan lomba dan pentas seni antar kelompok.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *