Semangat Pahlawan di Dadaku

Kebumen (10/11/18) – Upacara memperingati Hari Pahlawan tahun ini dilaksanakan warga MAN 2 Kebumen di lapangan madrasah. Guru, karyawan dan peserta didik memulai kegiatan pk 07.00 WIB setelah kegiatan pembiasaan asmaul husna. Guru dan karyawan mengenakan seragam keki sesuai instruksi dari kantor Kemenag. Petugas upacara mengenakan seragam putih, slayer merah dan peci nasional. Karena bertepatan dengan hari Sabtu, peserta didik tetap mengenakan seragam Pramuka.

Bertindak sebagai pembina upacara adalah Bpk. Akhmad Makhsus, S.Ag., M.Pd. Pemimpin upacara yakni Ketua OSIS terpilih tahun 2018/2019, Naoval Fawaz Pratama. Pasukan pengibar bendera Merah-Putih antara lain Muzazin Faturohman, Muzaki Nur Irfani dan Afri Lubabul Khadiq. Pembawa teks naskah Pancasila dan pembaca pembukaan UUD 1945 adalah M. Naufal Ardiansyah dan Nabilah Fatin. Sebelum upacara selesai, doa dibacakan oleh FerdiKurniawan.

Dalam peringatan Hari Pahlawan ke-73 ini, pembinaupacara membacakan pidato Menteri Sosial yang bertema Semangat Pahlawan diDadaku. Pidato tersebut diawali dengan menceritakan awal mulanya Hari Pahlawan tgl 10 November. Hari Pahlawan adalah untuk mengenang pertempuran di Surabaya 73 tahun yang lalu. Karena itu, setiap memperingati Hari Pahlawan, kita harus dapat menggali dan memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.

“…sesuai fitrahnya dalam diri setiap insan tertanam nilai-nilai kepahlawanan, oleh karenanya siapapun dapat menjadi pahlawan, setiap warga Negara Indonesia tanpa kecuali dapat berinisiatif mengabdikan hal yang bermanfaat untuk kemashlahatan diri, lingkungan sekitar, bagi bangsa dan Negara.” kata pembina upacara saat membacakan pidato Menteri Sosial di Hari Pahlawan.

Hari Pahlawan adalah momentum bagi bangsa Indonesia untuk introspeksi diri dan melahirkan generasi muda yang berdedikasi dan berprestasi pada bidangnya, mempunyai jiwa patriotisme, pantang menyerah, berdisiplin, berkarakter menguasai ilmu pegetahuan dan keterampilan di bidangnya, kokoh dengan jati dirinya, mempunyai karakter lokal yang luhur, percaya diri dan peka terhadap permasalahan sosial, dan mempunyai pandangan global, mampu berkolaborasi untuk kemajuan bangsa dan mampu memanfaatkan kemajuan teknologi.

Pada upacara kali ini juga dibacakan penghargaan Zero Keterlambatan dan Zero Ketidakhadiran bagi kelas-kelas terdisiplin selama bulan Oktober. Terdapat 10 kelas yang selama sebulan lalu peserta didiknya selalu hadir tepat waktu antara lain X IPA 1, 2 dan 3, X IPS 1, 2 dan 3 dan XII IPS 1, 2, 4 dan 5.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *