Senior High School Biology Olympiad 2018

Kebumen (7/11/18) – MAN 2 Kebumen kembali meraih prestasi di lomba mapel Biologi tingkat nasional tahun 2018. Sebelumnya, MAN 2 Kebumen berhasil membawa pulang medali perak di ajang KSM Nasional di Bengkulu tgl 24 – 29 September 2018 lalu. Kali ini Ikaf Rahmah Zaenuri kembali membawa pulang piala SHSBO tahun 2018 sebagai Juara 3.

SHSBO atau Senior High School Biology Olymiad 2018 adalah olimpiade mapel Biologi bertaraf nasional untuk jenjang SMA/MA yang diselenggarakan oleh FMIPA UNNES. Pelaksanaannya dilakukan selama 2 tahap yakni tahap seleksi regional dan tahap final. Tahap seleksi regional diadakan di 16 rayon di seluruh Indonesia pada tgl 7 Oktober 2018. Tahap final dilaksanakan di kampus FMIPA UNNES pada tgl 4 November 2018. Olimpiade Biologi ini memperebutkan Piala Bergilir Kemendikbud serta uang pembinaan.

MAN 2 Kebumen mengirimkan 7 peserta didik mengikuti seleksi regional. Mereka antara lain; Ikaf Rahman Zaenuri (XII IPA 3), Haqqul Fata (XI IPA 1), Sri Agustiningsih (XI IPA 1), Velentina Febrianti (XI IPA 1), A’thi Rizqiani Mahbubah (XI IPA 1), Rendi Saputra (X IPA 1) dan Nina Syahidatul Akmah (X IPA 1). Pada pengumuman seleksi regional tgl 20 Oktober, ada 2 peserta didik yang berhasil lolos ke tahap final yakni Ikaf Rahman Zaenuri (XII IPA 3) dan Sri Agustiningsih (XI IPA 1).

Peserta yang lolos ke tahap final adalah 2 peserta terbaik di tiap-tiap regional dan peringkat paralel antar-regional. Perwakilan MAN 2 Kebumen mengikuti seleksi regional di IAIN Purwokerto. Dua peserta didik dari MAN 2 Kebumen yang lolos ke tahap final termasuk peringkat paralel. “Tiap regional diambil 2, ditambah peringkat paralel,” kata Ikaf.

Tim madrasah berangkat ke Semarang pukul 2 dini hari dengan didampingi pembina sekaligus guru Biologi MAN 2 Kebumen, Bu Sin Syin Lu’lu’ Handayani, S.Pd. Beliau menceritakan tahap-tahap final yang panjang. Mulanya, 40 peserta mengikuti tahap responsi selama 30 menit. Pada tahap ini peserta mengerjakan 20 soal uraian singkat. Hasil penilaian juri menetapkan 10 peserta terbaik. Selanjutnya, 10 peserta mengikuti tahap unjuk kerja (demonstrasi). Pada tahap ini diambil 5 terbaik. “Ikaf dapat uji keasaman susu menggunakan alkohol. Dia peringkat 3,” kata Sin Syin.

Tahap selanjutnya adalah LCC. LCC memiliki tahap-tahap tertentu. Pertama adalah soal wajib. Setiap peserta diberi 5 soal wajib. Kedua adalah soal rebutan. Pada tahap ini terdapat 20 soal rebutan dengan nilai positif dan negatif. Panjangnya tahap yang dilalui membuat peserta didik mengalami kelelahan. Pada tahap ini diambil 3 terbaik. “Meski tahapnya panjang dan melelahkan, posisi 3 besar tetap dipertahankan hingga akhir,” jelas Sin Syin.

Tahap terakhir adalah analisis video berbahasa Inggris. Video berdurasi 7 menit ini berisi teori tentang kultur jaringan. Meski terkendala dalam memahami bahasa, teori dan konsep yang disampaikan peserta didik cukup baik.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *