Ta’aruf dan Sosialisasi Program Asrama MAN 2 Kebumen 2018

Kebumen (6/8/18) – Orang tua/wali Santri Asrama MAN 2 Kebumen telah memenuhi ruang Aula Madrasah sejak pk 08.30 WIB. Kegiatan dimulai pk 09.00 WIB dengan agenda Ta’aruf dan Sosialisasi Program Asrama Madrasah tahun 2018. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan lebih dekat perihal kegiatan asrama, pengurus, pendamping dan pembina dengan orang tua/wali santri. Selain itu, dari kegiatan ini diharapkan dapat terjalin komunikasi yang positif dan berkembang antara asrama dengan orang tua/wali santri saat ini hingga masa yang akan datang.

Kepala Pondok menyampaikan keadaan dan perkembangan asrama madrasah dari tahun sebelumnya. Beliau menyampaikan bahwa pada tahun 2017/2018 santri asrama berjumlah 51 anak. Setelah dilakukan pembangunan, saat ini asrama dapat menampung 88 anak. Pembangunan akan dilanjutkan dengan membangun lantai dua.

“Tahun 2017/2018 santri putra berjumlah 10 anak dan santri putri berjumlah 41 anak. Tahun ini, santri putra berjumlah 12 anak dan santri putri berjumlah 76 anak,” jelasnya.

Kepala Pondok menyampaikan beberapa permasalahan yang dihadapi dalam asrama antara lain tempat dan pengaturan jadwal. Tempat yang dimaksud adalah kamar tidur santri yang hampir melebihi kapasitas sehingga perlu segera melanjutkan pembangunan lantai 2 yang direncanakan. Pengaturan jadwal di asrama dan madrasah juga menjadi perhatian penting agar program-program asrama dapat berjalan lancar.

Laporan dari Kepala Pondok diapresiasi oleh Kepala Madrasah. Kamad juga menyampaikan bahwa pembangunan lantai 2 asrama akan dilaksanakan secepatnya. Waktu yang dirancanakan untuk pembangunan sekitar 3 – 4 bulan.

“Jumat lalu sudah dilakukan lelang menggarap bangunan asrama,” katanya.

Selain menanggapi laporan Kepala Pondok, Kamad juga menyambut para orang tua/wali santri. Kamad mengatakan bahwa orang tua/wali yang putra/putrinya bersedia tinggal di asrama/pondok adalah rahmat yang besar dari Allah SWT. Kelak mereka akan membawa orang tuanya ke dalam surga karena amal yang tak terputus.

“Doa dari putra/putri yang sholeh/sholehah tidak terputus,” katanya.

Di akhir sambutannya, Kamad juga menyampaikan bahwa madasah-madrasah yang mengadakan pembelajaran asrama/pondok terbukti menghasilkan generasi muda yang tangguh bersaing di masyarakat. Anak-anak asrama/pondok tidak hanya menguasai ilmu umum (eksak maupun non-eksak), tetapi juga menguasai ilmu agama.

Kegiatan dilanjutkan dengan penjelasan tentang program dan kegiatan keseharian di asrama yang disampaikan oleh pengurus. Beberapa program diantaranya adalah mengaji kitab, program tahfidz, pendalaman mapel UN dan outbound. Kegiatan keseharian yang menjadi pembiasaan diantaranya adalah shalat berjamaah, shalat malam, dan muhasabah.

Kegiatan yang berlangsung hingga Dzuhur ini diakhiri dengan sesi tanya jawab. Banyak orang tua/wali yang bersemangat untuk memondokkan putra/putrinya kelak.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *