Upacara Hari Pramuka 2018

Kebumen (14/8/2018) – Hari ini, Selasa (14/8) genap ke-57 tahun Gerakan Pramuka Indonesia. Guru, Karyawan dan Peserta Didik MAN 2 Kebumen mengikuti Upacara Hari Pramuka di lapangan madrasah. Bertindak sebagai petugas upacara adalah Kakak Dewan Ambalan Pramuka Gudep 071-072 MAN 2 Kebumen. Perayaan Hari Pramuka tahun 2018 ini memilih tema “Pramuka Perekat NKRI 1961-2018”.

Secara konsepsional, Kurikulum 2013 memiliki landasan filosofis-teoritis yang mengikat struktur kurikulum yang komprehensif untuk mencapai kompetensi inti. Kompetensi inti meliputi kompetensi sikap (spiritual dan sosial), kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan. Setiap proses pendidikan di sekolah, termasuk penyelenggaraan ekstra kurikuler di sekolah, hendaknya diarahkan untuk mengembangkan kapasitas ketiga dimensi tersebut (Rugianto, 2014).

Dalam amanatnya, Kamabigus mengatakan bahwa membangun sikap tidak bisa dilakukan hanya di dalam kelas tetapi dibentuk melalui ekstrakurikuler dan ko-kurikuler. Karena itu, mengikuti kegiatan Kepramukaan di Madrasah sangatlah penting. Karena itu, sesuai aturan pemerintah, ekstrakurikuler Pramuka adalah wajib di sekolah.

“Karena pentingnya Pramuka, maka Pramuka menjadi ekstra wajib dalam Kurikulum 2013,” katanya.

Menanggapi tema Hari Pramuka tahun ini, Kamabigus menjelaskan bahwa seorang Pramuka berperan menjadi pemersatu Bangsa. Melalui kegiatan Pramuka seperti kegiatan latihan atau kemah bersama dan perlombaan-perlombaan, dapat mempererat persaudaraan.  Pramuka harus menjadi contoh atau teladan termasuk memberikan atau membagikan informasi (konten) yang positif dan tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita hoax.

“Pramuka adalah pemersatu bangsa, dilarang menyebarkan berita-berita hoax yang dapat memecah-belah persatuan,” jelasnya.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *