Wisuda Tahfidz dan Santri Award 2018 Asrama MAN 2 Kebumen

Kebumen (05/05/18) – Hari ini, Asrama MAN 2 Kebumen mengadakan Wisuda Tahfidz dan Santri Award 2018 di aula madrasah. Kegiatan ini dihadiri oleh santri asrama, guru dan pengampuh asrama, orang tua/wali santri asrama dan perwakilan kelas X dan XI. Menurut Julian, selaku Ketua Panitia, akan ada dua agenda kegiatan yang akan diadakan pada hari ini yaitu wisuda 27 Hafidz dan Hafidzah Asrama MAN 2 Kebumen dan penganugerahan 12 kategori Santri Award 2018.

“Dalam kegiatan ini ada dua agenda besar yaitu Wisuda Tahfidz Santri Asrama MAN 2 Kebumen dan Santri Award 2018. Ada 27 santri tahfidz yang terbagi menjadi 23 santri tahfidz Juz 30, 3 santri tahfidz Juz 29-30 dan 1 santri tahfidz Juz 1, 2, 3, 29 dan 30. Untuk Santri Award, ada 12 kategori. Salah satunya adalah Santri Terbaik Asrama MAN 2 Kebumen,” katanya.

Pada kegiatan pra-acara, santri-santri MANDA menampilkan hadroh sambil menunggu tamu undangan. Acara dimulai pk 08.00 WIB yang dipandu oleh 3 MC dengan 3 bahasa; Bahasa Indonesia, Inggris dan Arab. Setelah acara dibuka oleh MC, selanjutnya, para hadirin bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mendengarkan pembacaan ayat suci Al-Quran.

Laporan kondisi terkini asrama MANDA disampaikan oleh Kepala Asrama, H. Mokhamad Fatoni, S.Pd. Daya tampung asrama saat ini menampung 51 santri putra dan putri. Asrama MANDA menampung 10 santri putra dari kelas X, 13 santri putri kelas X, 23 santri putri kelas XI dan 5 santri putri kelas XII.

“Saat ini, asrama MAN 2 Kebumen dapat menampung 51 santri. Dari kelas X ada 10 santri putra dan 13 santri putri. Kelas XI semuanya santri putri berjumlah 23 santri dan kelas XII juga semuanya santri putri berjumlah 5 santri,” katanya.

Di akhir sambutannya beliau mengharapkan dukungan dari madrasah, guru dan pengampuh asrama, dan orang tua/wali santri untuk bisa mewujudkan visi madrasah “Luhur Pekerti Unggul Prestasi”.

Peserta wisuda tahfidz menampilkan hafalannya di atas panggung dengan membacakan beberapa surat di Juz 29, 30, awal dan pertengahan surat Al Baqarah. Disusul dengan doa khatam Al Quran yang dibacakan oleh Drs. Wim Tri Busono, seluruh rangkaian acara wisuda tahfidz berjalan dengan hikmat.

Kepala Madrasah mengalungkan samir kepada para wisudawan dan memberikan sertifikat wisuda dengan diiringi tangis haru para wisudawan termasuk para tamu undangan yang hadir.

Kamad mengungkapkan bahwa para santri adalah mutiara di antara banyaknya bebatuan. Perjuangan menjadi santri penuh penderitaan, dari penyakit kulit hingga waktu yang merenggut kebebasannya. Namun, penderitaan itu akan terbayarkan dengan kesuksesan di masa yang akan datang.

“Santri adalah mutiara di antara banyaknya bebatuan. Jadi santri lebih banyak menderitanya. Gudik, terkekang, tidak bebas. Tapi percayalah, akan indah pada akhirnya,” katanya.

Menurut beliau, tantangan terbesar bagi santri (di awal mondoknya) justru berasal dari kekhawatiran orang tuanya. Orang tua yang khawatir pada keadaan putra/putrinya di pondok/asrama justru menyebabkan putra/putri mereka tidak betah mondok. Di akhir sambutannya, beliau meminta orang tua/wali santri untuk ikhlas memasrahkan putra/putrinya untuk diampuh dan dibina oleh pengurus pondok. Keikhlasan orang tua mendatangkan ridha Allah SWT.

Tabel berikut adalah daftar santri yang mendapatkan penghargaan Santri Award dengan kategori masing-masing. Selain Santri Award, juga terdapat Pembina Terdisiplin dan Pembina Tergiat.

No.KategoriPemenang
1.Best Arabic SpeechNur Khobibah
2.Best Yel-Yel KamarKamar 3 (Putri)
3.Santri Putra TerbaikNaofal Fawwaz Pratama
4.Santri Putri TerbaikQory Ayu Fatmawati
5.Santri Berprestasi dan Berakhlak TerbaikAna Faiqohul
6.Santri TeraktifAuliya Afifah
7.Best English SpeechQory Ayu Fatmawati
8.Tahfidz TerbaikNoval nasirudin Mufid
9.Mr. CleanHisam Saif Chan
10.Kamar TerbaikKamar 5 (Putri)
11.Lomba MemasakKamar 2 (Putra)
12.Best PerformKelas C
13.Pembina TerdisiplinUstadzah Janah
14.Pembina TergiatUstadz Yusuf

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *