Sudah Bijakkah Aku Dengan Gadgetku?

Kebumen (1/3/2018) – MAN 2 Kebumen mengadakan training motivasi dalam rangka pembinaan karakter peserta didik dan santri asrama, hari Rabu (28/2/2018), di GOR Gembira Kebumen. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pembina, Pengurus dan Santri Asrama MANDA ini diikuti oleh peserta didik kelas X MAN 2 Kebumen. Sekitar 500 warga MAN 2 Kebumen mengikuti kegiatan tersebut. Bersamaan di tempat lain, peserta didik kelas XII sedang menyelenggarakan kegiatan simulasi UAMBNBK sedangkan kelas XI sedang mengikuti training dan sosialisasi yang diadakan oleh Ganesha Operation.

Sebelum acara dimulai, para santri asrama menampilkan hadroh dan profil asrama melalui video. Acara dibuka oleh MC dalam 3 bahasa yakni Bahasa Indonesia, Arab dan Inggris, pembacaan ayat suci al-Quran dan tak lupa pula menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya bersama-sama. Prakata ketua panitia dan sambutan langsung dari Kepala Madarasah menjadi bagian dari urutan acara pada pagi itu.

“Anak-anak asrama, hari ini menderita di asrama, tapi sesungguhnya mereka sedang menabung kesuksesan dimasa yang akan datang,” kata Kamad.

Kegiatan yang bertema “Sudah Bijakkah Aku dengan Gadgetku?” ini bertujuan untuk membangun pola pikir yang benar dalam memanfaatkan gadget dan memahami untung dan rugi dalam memakainya. Secara khusus, kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan kegiatan asrama MAN 2 Kebumen dan menampilkan kreativitas para santri MAN 2 Kebumen.

Santri MANDA menampilkan kemampuan hafalan kitab dan pertunjukan drama berbahasa Inggris. Penampilan drama para santri berkisah tentang Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso dalam bentuk parodi. Penampilan tersebut berhasil membuat penonton tertawa dan terhibur.

Acara inti adalah training motivasi yang dibawakan oleh Hendri Unduh Nurmawan, M.Pd. Kegiatan ini terbagi dalam beberapa sesi selama 2 jam. Dimulai dengan perkenalan, selanjutnya trainer memainkan brain-games diiringi lagu dan gerak tubuh. Sesi berikutnya adalah penyampaian materi. Materi yang disampaikan adalah keyakinan dan kepercayaan diri, karakter diri, potensi diri dan transfer energi positif. Training ditutup dengan relaksasi dan renungan (muhasabah).

Kegiatan pembinaan karakter peserta didik dan santri asrama ditutup dengan bersalam-salaman. Selanjutnya, peserta didik meninggalkan gedung olah raga dengan tertib. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk pribadi teladan yang berakhlakul karimah. @rmpratama

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *