Kepahlawanan, Kreativitas, Solidaritas, dan Juara

Kebumen (2/9/18) – Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Oktober. Kemarin, Guru, Karyawan dan Peserta Didik MAN 2 Kebumen mengadakan Upacara Hari Kesaktian Pancasila di lapangan madrasah. Kegiatan yang dimulai pk 07.00 WIB tidak diikuti oleh semua warga madrasah karena ada sebagian Peserta Didik (Kelas X) yang mengikuti upacara di alun-alun Kebumen didampingi oleh Wali Kelasnya. Pada hari itu, Peserta Didik berseragam putih abu-abu lengkap dengan atributnya sedangkan Guru dan Karyawan mengenakan seragam KORPRI.

Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Kepala MAN 2 Kebumen, Drs. H. Machid Adib, MSI. Bertindak sebagai petugas upacara, antara lain; Pemimpin Upacara kali ini adalah Adam Bagus Setiawan, Pengibar Bendera Sang Merah-Putih adalah Afri Lubabul Khadiq, Muzaki Nur Irfani dan Muzazin Nur Faturohman. Pembaca teks Pembukaan UUD 1945, Doa dan pembawa teks Pancasila masing-masing yaitu Lulu Nurfakhiroh, Ahmad Alfan Arrizqi dan Moh. Ulil Hikam. 

Ada beberapa momen penting yang dilaksanakan bersamaan pada Upacara hari Senin lalu yakni selain Upacara Hari Kesaktian Pancasila, juga sekaligus kegiatan penutupan Class Meeting dan penyambutan Tim KSM Manda yang berlaga di tingkat nasional.

Kesaktian Pancasila mengandung makna semangat perjuangan para pahlawan menjaga keutuhan Pancasila. Peristiwa G30S yang berhasil digagalkan adalah alasan Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Oktober. Sejarah mencatat, menjaga keutuhan Pancasila juga pernah dicontohkan oleh para Ulama kita seperti pada saat musyawarah Piagam Jakarta. Agar tetap menjaga keutuhan Pancasila, para Ulama dengan besar hati sepakat untuk merevisi sila pertamanya.

Kita dapat mencontoh perjuangan para pahlawan. Sikap kepahlawanan yang dapat ditiru semisal kegigihan, kerja sama, cinta pada karya bangsa, empati dan solidaritas. Kreatifitas dan solidaritas peserta didik saat Lomba Class Meeting menjadi penerapan sikap kepahlawanan. Kegigihan terlihat pada proses sebelum lomba seperti latihan, saat mendekorasi kelas atau pada saat lomba. Proses itu membutuhkan kerja sama yang solid. Cinta pada karya bangsa ditunjukkan dengan Lomba Desain Batik Kebumen. Rasa empati dan solidaritas ditunjukkan oleh para pendukung peserta lomba yang menyemangati dan mengapresiasi tidak hanya untuk perwakilan kelasnya saja, tetapi juga mengapresiasi peserta lainnya. Dalam perlombaan Class Meeting lalu, pada hakikatnya, semua semua adalah juaranya!

Momen lain yang penting adalah menyambut kedatangan Tim KSM Manda yang telah berlaga di ajang KSM Nasional di Bengkulu pada 24 – 29 September 2018 lalu. Dua wakil Jawa Tengah dari MAN 2 Kebumen adalah Ikaf Rahman Zaenuri dan Ana Rodhiyatus Sholikhah. Dalam KSM Nasional 2018, Ikaf mendapatkan medali Perak untuk Mapel Biologi. Ini adalah pencapaian KSM paling baik saat ini untuk tingkat nasional untuk jenjang MA di wilayah Jawa Tengah khususnya Kebumen.

Berikut adalah juara-juara Lomba Class Meeting berdasarkan kelas/jurusannya secara urut dari juara 1, 2 dan 3.

  1. Lomba 5K dan Literasi Kelas: X IPA 4, XII IPA 3 dan XII IPA 5
  2. Lomba Voli Putra: XI IPA, XI IPS dan X IPA
  3. Lomba Voli Putri: X IPA, XI IPA, dan XII IPS
  4. Lomba Tenis Meja Putra: XI Agama, X Ipa 1 dan XII IPA 1
  5. Lomba Tenis Meja Putri: XII Agama, XI IPA 4 dan XII IPA 1
  6. Lomba Basket (khusus putri): XI IPA 3, XII IPS 5 dan XII IPA 1
  7. Lomba Desain Batik: XII Agama, XI IPA 1 dan XII IPA 3
  8. Lomba Paduan Suara: X IPS 1, X IPA 1 dan X IPA 5
  9. Lomba Menyanyi Solo: X IPA 5, X IPA 3 dan X IPA 4

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *