Lomba Roket Air di Mophycs 2019 UMPurworejo

Kebumen (21/3) – Mophycs atau Momentum of Physics adalah kegiatan perlombaan di bidang Fisika yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Fakultas Pendidikan (HIMAP) Prodi Fisika Universitas Muhammadiyah Purworejo. Kegiatan ini diperuntukkan bagi siswa/siswi SMA/MA/SMK/sederajat se Eks-Karesidenan Kedu dan sekitarnya. Cabang perlombaan tahun ini antara lain Olimpiade Fisika, Lomba Essay, Lomba Poster dan Lomba Roket Air.

Mophycs 2019 dilaksanakan pada hari Senin-Selasa, 18-19 Maret 2019 di UMPurworejo. Tema tahun ini adalah “Menciptakan Generasi Fisika yang Unggul, Kreatif serta Inovatif”. Hari pertama kegiatan diisi dengan upacara pembukaan, olimpiade Fisika, lomba poster dan presentasi 5 essay terbaik. Hari kedua kegiatan diisi dengan lomba roket air, talkshow dan penutupan. Pada upacara penutupan tersebut dibacakan pemenang-pemenang lombanya.

MAN 2 Kebumen menjadi salah satu peserta lomba roket air. Hanya satu cabang lomba yang diikuti karena banyaknya kegiatan yang sedang dilaksanakan di madrasah seperti UHB, USBN dan UAMBN. Setiap tim terdiri dari 3 siswa. Tim Roket Air MANDA pada lomba kali ini adalah Sidik Maulana Akhson (XI IPA 1), Ridho Nur Robangi (X IPA 1) dan M. Rasid Fajar (X IPA 5). Tim Roket Air MANDA melalui 5 sesi latihan untuk membuat desain dan meluncurkannya. Satu sesi peluncuran gagal dilakukan karena hujan deras. Hasil akhir diperoleh ukuran yang fixed tentang massa/bobot roket, tekanan dan sudut luncurannya.

Lomba roket air dilakukan dalam 2 sesi. Sesi pertama, peserta diwajibkan membuat model roket di tempat lomba dengan alat dan bahan yang disediakan masing-masing tim. Bahan pembuat roket hanya diperkenankan menggunakan botol air mineral tertentu bervolume 1,5 liter. Bentuk dan desain adalah kreasi masing-masing tim. Sesi kedua adalah peluncuran. Menggunakan peluncur sendiri, masing-masing tim diberi 3 kali kesempatan peluncuran. Satu kali percobaan dan 2 kali penilaian. Target jatuhnya roket berjarak 80 m. Lokasi peluncuran roket dilakukan di alun-alun Purworejo.

Pada hari itu, kegiatan dilanjutkan dengan talkshow inspiratif tentang menghadapi Revolusi Industri 4.0 dengan narasumber Dr. R. Wakhid Akhdinirwanto, M.Si. Menurut beliau, modal utama bagi generasi muda dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 antara lain berpikir kritis, kreatif, kemampuan komunikasi dan kolaborasi yang baik. Saat ditanya oleh Ridho tentang pekerjaan apa yang paling potensial dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0, beliau menyebutkan salah satunya adalah kemampuan mengolah data digital.

Pada akhir kegiatan diadakan upacara penutupan dan penyerahan hadiah bagi para juara. Masing-masing cabang lomba dipilih 2 juara. Juara 1 dan 2 olimpiade Fisika diraih oleh SMA N 1 Purworejo. Lomba essay diraih oleh 1) SMA Muhammadiyah Magelang dan 2) MAN 4 Kebumen. Lomba poster diraih oleh 1) SMA N 7 Purworejo dan 2) MA Al Iman Bulus. Lomba roket air diraih oleh 1) MA Al Iman Bulus dan 2) MAN 2 Kebumen.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *